Mobil biasa, mobil balap, dan mobil formula sejatinya terdapat beberapa persamaan yakni dari layoutnya. Terdapat beragam layout yang digunakan mobil-mobil saat ini. Penggunaan layout tergantung dari keperluan, ukuran, desain, dan lain-lain. Layout diklasifikasikan dari posisi pendorong dan posisi mesinya. Selanjutnya, Layout pada mobil terbagi-bagi berdasarkan posisi roda penggerak(wheel-drive) dan posisi mesin, atau secara illustrasi bisa dilihat pada gambar dibawah.

Beragam Layout Mobil
Macam-macam Layout Mobil

1. Layout Front-wheel-drive (FWD)

Jika posisi mesinnya berada didepan, maka layout front-wheel drive lebih mudah, karena powertrainnya lebih dekat dengan roda penggerak yang juga akan menghemat tempat. Kemudian pada layout ini juga lebih hemat karena tidak ada rugi-rugi mekanik pada transimisinya. Dengan tidak ada transimisi mekanik yang kompleks sehingga pada layoout ini mobil lebih ringan.

Keuntungan-keuntungan yang telah dituliskan diatas akan berbeda jika posisi mesin berada ditengah atau dibelakang. Karena pada layout ini memerlukan shaft untuk mentransmisikan traksinya. Sehingga mobil akan lebih berat dan memerlukan daya traksi yang lebih besar(lebih boros).

Layout memiliki beberapa kelemahan secara umum. Pertama, pada torque steering yang terasa sangat tidak sporty. Kedua, Beban depan akan lebih cepat gundul, karena menerima gesekan dari steering, rem (braking), dan juga akselrasi. ketiga, Biasanya juga memiliki minimum jangkuan radius belokan lebih besar daripada RWD, karena pada roda depan tidak dapat berbelok lebih tajam karena juga menjadi akselerasi mobil.[https://www.edmunds.com][vroomgirls.com]

Layout ini lebih cocok pada mobil-mobil kecil dan juga kursi penumpang yang sedikit atau daya tampung yang sedikit.

2. Layout Rear-wheel-drive (RWD)

Layout RWD lebih banyak digunakan pada mobil jalanan saat ini. Dengan layout ini, roda depan tidak diberi beban untuk akslerasi sehingga sangat powerfull pada proses mengendalikan steer. Layout ini juga memberikan akselerasi yang lebih baik dari FWD pada permukaan yang kering.

Namun kelemahan pada RWD yakni memakan lebih banyak tempat jika posisi mesin berada di depan. Kemudian lebih berat digunakan pada jalanan yang bersalju, berlumpur atau basah. Selain itu, mobil ini biasanya lebih berat ketimbang FWD sehingga lebih boros bahan bakar.

Mobil F1 gan [Giorgo Piola – www.formula1.com]

Namun layout lebih banyak digunakan pada mobil balap mengingat kelebihannya pada akselerasi, dan kemudahan steering nya. Dan pada mobil racing (seperti F1 dan Formula E) menggunakan layout ini dan meletakkan mesinnya di belakang (Rear-Engine). Selain itu Layout ini juga digunakan pada mobil-mobil besar seperti SUV, truck, minibus.

Layout ini lebih cocok digunakan pada mobil yang cukup besar dan bahkan yang besar sekalian. Dan cucok untuk mobil balap

3. Layout Four-wheel-drive/ All-wheel-drive (4WD/AWD)

Layout ini lebih banyak digunakan pada mobil-mobil offroad karena remua roda menjadi penggerak. Hal ini memiliki keuntungan pada kondisi licin, bersalju, dan berlumpur. Dan walaupun pada salah 1 atau bahkan 2 roda kehilangan traksi(Ban/roda tidak meyentuh permukaan), roda-roda lainnya masih bisa menggerakkan roda lainnya.

Namun tentu layout 4WD sendiri punya kelemahannya, yakni memerlukan banyak ruang dan pasti lebih mahal. Karena memerlukan banyak trasmisi mekanik yang menyebabkan mobil menjadi lebih berat.

Layout 4WD lebih cocok oleh mobil yang digunakan pada permukaan licin (Berlumpur, salju, dll). Makanya mobilnya ini banyak dipakai oleh mobil offroad.

Mengingat bentuk mesin dari internal combustion (pembakaran dalam) yang digunakan 1 buah pada setiap mobil, maka akan membuat mobil lebih banyak melakukan transimisi mekaniknya. Berbeda dengan mobil listrik, yang dapat menggunakan satu motor listrik pada tiap roda dengan tambahan planetary gear, sehingga bisa lebih ringan. Layout 1 motor 1 roda banyak digunakan pada mobil FSAE EV negara eropa, dan beberapa di ASIA.

Salah satu contoh mobil FSAE EV dengan layout on-wheel drive

Dari penjelasan diatas terdapat beragam layout mobil. Tapi tentu punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ya nama juga desain, harus ada yang lebih dan kurang 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *