Tentang Potensio
Potensio nama keren dari resistor variabel atau nilai resistor nya dapat diubah. Nilai resistor berubah akibat gerakan mekanis seperti diputar atau digeser. Simbol elektroniknya bisa dilihat dibawah ini

Biasanya kaki 2 yang bergerak mekanis, sehingga yang berubah nilai resistornya adalah antara kaki 1-2 atau kaki 2-3. Ingat yang kita perlukan cuma perubahan nilai resistornya pada potensio bukan yang lain. Cara kerjanya seperti Gambar 2-3 dibawah ini lah kira-kira


Jenis potensio di spare part otomotif
Saya udah bosan dengan potensio yg dipakai oleh barang elektronik. Kali ini saya coba bahas potensio untuk otomotif saja. Tentunya sebagai sensor.
Ada banyak prinsip potensio pada otomotif, contohnya seperti produknya Variohm Eurosensor dibawah ini

Potensio geser yang artinya perubahan resistansi ketika perubahan jarak. Sesuai namanya, sensor ini dipakai untuk mengukur pergeseran atau perubahan jarak. Tentu jaraknya yang dimaksud adalah jarak pendek (1-10cm).
Namun ada juga yang perubahan resistansi dengan mekanisme diputar, seperti dibawah ini.

Aplikasi Potensio
Aplikasi potensio di mobil atau motor saat ini setidaknya ditemukan pada intake air(masukan udara pada ruang bakar). Atau bahasa kerennya di Throttle body.

Selain itu, saat ini kita mulai jarang melihat pedal mobil sekarang tanpa sensor akselerasi pada pedalnya.


Gambar 6 dan 7, menunjukan sensor pedal OBP dan suspensi formula e memakai potensio linear.
Tapi untuk sensor pedal kebanyakan mobil menggunakan potensio rotary seperti di gambar 7.

Selain pedal dan suspensi, Untuk tanki bensin mobil juga menggunakan potensio seperti pada gambar 8 dibawah
